Standar Ketenagaan IT Pada Implementasi SIMRS Rumah Sakit

Standar ketenagaan merupakan bagian dari pelaksanaan implementasi SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit) yang bertujuan untuk meningkatkan efektifitas pelayanan IT pada saat implementasi sistem dilaksanakan. Standar yang ditetapkan dapat berorientasi pada bebagai aspek, termasuk kompetensi karyawan yang menjalankan operasionalnya.


Untuk meningkatkan optimalisasi operasional ketika implementasi ini dijalankan maka perlu diingat bahwa atara pengembangan tekhnologi informasi dengan kebutuhan manajerial perlu berjalan seiring-sejalan. Artinya, kedua aspek ini merupakan ukuran yang paling tepat dalam menilai keberhasilan implementasi (Measures of the success of technology implementation).


Standar ketenagaan meliputi kebutuhan operasional yang berhubungan dengan spesifikasi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) yang akan merancang, mengembangkan dan menggunakan aplikasi secara integritas. Standar ketenagaan ini meliputi bagian pengembangan aplikasi, administrator, pengguna dan mitra yang berhubungan dengan proses manajerial yang berlangsung di Rumah Sakit


Standar Ketenagaan Pengembangan SIMRS

Untuk melakukan pengembangan sistem secara mandiri pada Rumah Sakit berbeda dengan pengembangan tekhnologi secara umum. Diperlukan pemahaman pelayanan kesehatan secara mendasar, sehingga arah perencanaan rancangan tersebut dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan (Relevant to Needs). Perlu dipahami juga bahwa beberapa rumah sakit melakukan pengembangan sistem dengan melibatkan pihak ke tiga yang juga perlu mempertimbangkan kelayakan standar yang digunakan.


Pengembangan sistem tersebut memiliki beberapa tujuan sebagai berikut: 

  1. Pengembangan sistem secara berkelanjutan untuk relevansi perubahan kebijakan.
  2. Kemudahan komunikasi data dengan sistem kesehatan lain.
  3. Keterjaminan keamanan dan kerahasiaan baik secara arsitektur maupun fungsionalitas.
  4. Mempermudah penentuan skala penggunaan sebagai bagian dari efisiensi biaya
  5. Memberikan jaminan perlindungan hukum, pengawasan dan penanganan pelanggaran yang terjadi.

Integritas Ketenagaan IT

Perlu adanya penetapan kebijakan yang tepat untuk melindungi hak-hak dan kewajiban dalam proses pengembangan tekhnologi informasi di bidang kesehatan. Dalam beberapa kasus, pengembangan sistem yang tidak didasari dengan perlindungan terhadap hak-hak tersebut menyebabkan trend komunitas IT tidak bisa berintegrasi dengan badan atau lembaga kesehatan secara menyeluruh.


Jangkauan teknologi terhadap informasi yang dinamis, menyebabkan integritas ketenagaan pengelolaan informasi tidak dapat dinilai hanya dengan standar ketenagaan biasa yang bersifat umum. Kebijakan tersebut hanya bertumpu pada nilai produktifitas, namun tidak memperhatikan batas-batas relevansinya dengan perkembangan yang terjadi.


Pengelolaan SDM modern memandang bahwa ketenagaan IT sebagai asset perusahaan yang menghasilkan asset lain yang juga berkembang dari waktu ke waktu. Oleh sebab itu cara pandang standar integritasnya bukan lagi menggunakan instrumen beban manajerial. Solusi tersebut mengarahkan kita pada orientasi pengelolaan yang lebih dinamis, menguntungkan kedua belah pihak, meningkatkan ketahanan terhadap persaingan industri dan relevansi kebutuhan. Kaitannya dengan pengelola layanan kesehatan adalah, bahwa integritas ketenagaan IT memiliki peranan esklusif yang harus dijalankan sebagai asset perusahaan yang bekerja secara menyeluruh.


Penutup

Pengelolaan SDM modern memandang bahwa ketenagaan IT sebagai asset perusahaan yang menghasilkan asset lain. Untuk meningkatkan optimalisasi operasional ketika implementasi ini dijalankan maka perlu diingat bahwa atara pengembangan tekhnologi informasi dengan kebutuhan manajerial perlu berjalan seiring-sejalan. Untuk melakukan pengembangan sistem secara mandiri pada Rumah Sakit berbeda dengan pengembangan tekhnologi secara umum. Jangkauan teknologi terhadap informasi yang dinamis, menyebabkan integritas ketenagaan pengelolaan informasi tidak dapat dinilai hanya dengan standar ketenagaan biasa yang bersifat umum.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan kirim komentar